Kandungan Nutrisi Dan Manfaat Pisang

Kandungan nutrisi pada dalam buah pisang

Pisang adalah galat satu buah yg kaya akan mineral kalium dan serat pektin. Selain itu, butir berwarna kuning ini pun merupakan asal magnesium, vitamin B6, dan vitamin C.  Berdasarkan data berdasarkan US Department of Agriculture (USDA), pada 1 buah pisang ukuran sedang dengan panjang 18 – 20 cm (± 118 gram) mengandung:

Sumber : google.com

88,4 gr (g) air   31,9 mg magnesium

105 kalori   26 mg fosfor

1,29 g protein   422 mg kalium

27 g karbohidrat   10,tiga mg vitamin C

3,07 g serat 1,18 mikrogram (mcg) selenium

14,4 g gula total 23,6 mcg folat atau vitamin B9             

6,35 g pati   30,7 mcg beta karoten

5,9 miligram (mg) kalsium

Termasuk butir yg rendah lemak (0,389 g) & memiliki indeks glikemik rendah, pisang pula diperkaya sang:

Zat besi Zinc

Tembaga Vitamin A, B1, B2, B3, B5, B6 Kolin

Mangan

Omega tiga dan 6

Sementara itu, 2 antioksidan utama yg terdapat dalam pisang merupakan:

Dopamin. Meskipun beliau merupakan senyawa kimia penghantar frekuwensi saraf di otak (neurotransmitter), dopamin pada pisang bertindak sebagai antioksidan.

Catechin, yg merupakan antioksidan gerombolanflavonoid. Jenis antioksidan ini dihubungkan dengan aneka macam manfaat kesehatan, misalnya menurunkan risiko penyakit jantung.

Pisang adalah buah yg dikenal luas di Indonesia. Buah pisang mampu dinikmati menggunakan aneka macam cara: dimakan eksklusif, digoreng, dikukus, atau diolah bersama bahan lain. Tapi pisang tidak hanya lezat, keuntungannya banyak.

Membantu Atasi Hipertensi

Kalium yg terkandung pada butir pisang dapat membantu mengatur ekuilibrium cairan & elektrolit sehingga tekanan darah tetap stabil. Serat bahan pangan yg dikandung pisang mampu mengikat lemak, dengan demikian pembentukan plak bisa dicegah. Plak bisa menyempitkan bahkan menyumbat pembuluh darah sebagai akibatnya mengakibatkan tekanan darah semakin tinggi.

Sumber Karbohidrat & Vitamin A

Buah pisang kaya akan vitamin dan serat. Jika dibanding dengan apel, pisang memiliki lebih menurut 2 kali lipat karbohidrat, & lima kali lipat vitamin A. Selain itu pisang juga kaya magnesium dan kalium yang penting bagi tubuh buat tetap bugar.

Pisang Perlancar Metabolisme

Tidak perlu obat. Dengan makan pisang, Anda yg mengalami kesulitan waktu buang air akbar, dapat memakan buah pisang menjadi langkah pengobatan. Lantaran buah pisang dapat membantu memperlancar pembuangan residu tubuh pada proses metabolisme.

Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Anda banyak beraktivitas & senang berolahraga? Kandungan Vitamin A, C, dan B6 yang terdapat dalam butir pisang berfungsi untuk menaikkan kekebalan tubuh dalam melawan infeksi. Sehingga tubuh akan terasa segar dan tidak cepat lemas.

Melancarkan Aliran Oksigen ke Otak

Pisang kaya akan potasium, mineral yg krusial bagi penjagaan fungsi jantung dan aliran darah. Oleh sebab itu sirkulasi oksigen ke otak mampu terjamin dan stroke akibat tekanan darah tinggi bisa dicegah.

Salah satu hal krusial lain yg dikandung pisang merupakan zat besi. Sehingga butir ini baik bagi orang yg kekurangan darah merah. Tepatnya buat mendukung pembentukan hemoglobin, atau protein yang mengandung zat besi.

Mengkonsumsi butir pisang secara rutin bisa membantu menyehatkan tulang. Pisang adalah galat satu butir yg mengandung mangan cukup tinggi.

Pisang yang dicampur madu memiliki kegunaan atasi kulit yang terlalu kemarau. Ini pula baik buat rawat kulit orang yang lanjut usia, yang cenderung semakin kemarau. Selain itu, pisang baik buat mengatasi jerawat. Caranya: hancurkan daging buah pisang matang, lalu oleskan dalam kulit paras yang berjerawat. Diamkan selama 15-30 mnt, lalu bersihkan. Lakukan secara rutin sampai jerawat hilang.

Sumber :

https://ilmupenerbangan.com/manfaat-butir-pisang-buat-kesehatan/

http://balitbu.litbang.pertanian.go.id/index.php/output-penelitian-mainmenu-46/124-varietas-unggul-pisang

https://doktersehat.com/pisang-&-keuntungannya/http://www.litbang.pertanian.go.id/liputan/one

Heyne, K., 1987, Tumbuhan Berguna Indonesia Jilid II, Badan Litbang Kehutanan, Jakarta

Penulis  : Iman Priyadi, (Penyuluh Pertanian Balai Besar pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian) email : [email protected]     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *